• Sabtu, 10 Desember 2022

Cegah Bullying di Sekolah, SMPN 2 Bandung Hadirkan Program Roots

- Kamis, 24 November 2022 | 15:57 WIB
Kegiatan di SMP Negeri 2 Bandung dalam upaya mengatasi perilaku perundungan oleh siswa. (Dok. Humas Kota Bandung/SMP Negeri 2 Bandung)
Kegiatan di SMP Negeri 2 Bandung dalam upaya mengatasi perilaku perundungan oleh siswa. (Dok. Humas Kota Bandung/SMP Negeri 2 Bandung)

KETIKNEWS.ID, Bandung - Perundungan di tataran pendidikan tengah menjadi sorotan. Beragam upaya telah digencarkan, salah satunya program Roots.

Hal tersebut disampaikan Guru Bimbingan Konseling (BK) SMPN 2 Bandung, Leni Agustini. Ia menjelaskan, Roots melibatkan 30 anak untuk menjadi agen anti perundungan.

"Program ini menciptakan agen perubahan dari siswa sebanyak 30 orang. Siswa yang dipilih adalah anak yang memiliki pengaruh besar untuk teman-temannya, seperti petugas OSIS, berprestasi, atau yang aktif di kelasnya," jelas Leni.

Tiap Selasa dan Kamis, guru dan para agen Roots melakukan bimbingan teknis. Di puncak kegiatan program ini, diadakan Hari Deklarasi Anti Perundungan.

"Mereka menampilkan beberapa seni kreativitas yang temanya perundungan, baik puisi, nyanyi, drama, dan contoh kasus," ujarnya.

Baca Juga: Dampak Buruk Bullying terhadap Kesehatan Mental Remaja

Menurutnya, perundungan di sekolah berpotensi terjadi. Apalagi di masa PTMT ini pasti gesekan satu sama lain akan semakin terasa.

Namun, para guru terutama guru BK harus terus memberikan penguatan untuk siswa. Tiap minggu diadakan sesi konsultasi 1 jam per anak.

"Ada guru BK 4 orang di sini memegang 32 kelas. Kami selalu menyampaikan, jika ada siswa yang menjadi korban harus mau speak up, berani bicara," ungkap.

Halaman:

Editor: Riedha Adriyana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X