Hindari Stigma Rasis, WHO Ingin Ubah Nama Virus Monkeypox Jadi Mpox

- Selasa, 29 November 2022 | 13:40 WIB
WHO rekomendasikan ubah nama virus monkeypox menjadi mpox. (Pixabay/TheDigitalArtist)
WHO rekomendasikan ubah nama virus monkeypox menjadi mpox. (Pixabay/TheDigitalArtist)

KETIKNEWS.ID,- Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan nama virus cacar monyet (monkeypox) diubah menjadi 'mpox'.

WHO menjelaskan pengubahan nama itu dilakukan guna menghindari stigmatisasi yang rasis dari nama monkeypox untuk diubah menjadi mpox.

Rencananya baik nama monkeypox mauun mpox akan digunakan secara bersamaan hingga nantinya WHO menghapus nama monkeypox.

Baca Juga: Kemenkes Tekankan Kasus Monkeypox di Indonesia Mulai Melandai

Perubahan itu dibuat setelah sejumlah individu dan negara menyampaikan keresahan mereka dalam beberapa pertemuan dan meminta WHO untuk mengusulkan sebuah cara guna mengubah nama itu ke depannya.

Sudah menjadi tanggung jawab WHO untuk menetapkan nama penyakit baru dan yang sudah ada melalui proses konsultatif, yang melibatkan negara-negara anggota WHO.

Konsultasi terkait penamaan cacar monyet telah melibatkan para perwakilan dari otoritas pemerintah di 45 negara berbeda.

Baca Juga: Cegah Penyebaran Monkeypox di Tanah Air, Indonesia Pesan 2.000 Vaksin Cacar Monyet dari Bavarian Nordic

Pada Juli, WHO secara resmi menyatakan wabah cacar monyet yang merebak di banyak negara dan di luar daerah-daerah endemik tradisionalnya di Afrika sebagai darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional.

Halaman:

Editor: Riedha Adriyana

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Twitter Diduga Alami Kebocoran Data para Pengguna

Jumat, 6 Januari 2023 | 10:21 WIB

Ribuan Orang Penghormatan Terakhir untuk Pele

Selasa, 3 Januari 2023 | 16:20 WIB
X