Patah Tulang Iga dan Pukulan Benda Tumpul pada Hasil Autopsi Jenazah Korban Kanjuruhan

- Kamis, 1 Desember 2022 | 16:37 WIB
Ilustrasi: Hasil autopsi dari dua jenazah korban tragedi Kanjuruhan, Malang menunjukan adanya tanda kekerasan benda tumpul hingga tilang iga patah. (Hallo.id/M. Rifai Azhari)
Ilustrasi: Hasil autopsi dari dua jenazah korban tragedi Kanjuruhan, Malang menunjukan adanya tanda kekerasan benda tumpul hingga tilang iga patah. (Hallo.id/M. Rifai Azhari)

KETIKNEWS.ID,— Hasil autopsi dari dua jenazah korban tragedi Kanjuruhan, Malang (1/10) menunjukan, adanya tanda kekerasan benda tumpul hingga tilang iga patah.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia (PDFI) Cabang Jawa Timur, dr. Nabil Bahasuan pada Rabu (30/11) Universitas Airlangga, Surabaya.

Nabil mengatakan dua jenazah Aremanita yang telah diautopsi pada Sabtu (5/11) adalah Natasya Debi Ramadhani (16), dan Nayla Debi Anggraeni (13).

"Kesimpulan dari proses autopsi jenazah Natasya Debi Ramadhani didapati adanya tanda bekas kekerasan benda tumpul," ungkap Nabil.

Baca Juga: Polri Rampungkan Peraturan Kepolisian Pengamanan Kompetisi Olahraga

"Kemudian, adanya patah tulang iga, 2, 3, 4, 5 dan di sana ditemukan perdarahan yang cukup banyak. Sehingga itu membuat sebab kematiannya," lanjutnya.

Sejumlah temuan pada jenazah Natasya itu, juga didapati pada jenazah Nayla Debi Anggraeni yang mengalami patah tulang sebagian pada susunan tulang iga sisi kanan.

"Kemudian, adiknya Naila. Juga sama tapi ada di tulang dadanya. Patahnya itu. Juga di sebagian tulang iga, sebelah kanan," ucapnya.

Meski begitu, Nabil tidak bisa menjelaskan secara detail kekerasan benda tumpul yang menjadi sebab kematian kedua jenazah korban itu bersumber dari apa.

Halaman:

Editor: Ridwan Alawi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dinilai Curhat, JPU Tolak Pleidoi Kuat Maruf

Jumat, 27 Januari 2023 | 16:20 WIB

DPR Ikut Sidang Gugatan Pemilu 2024

Jumat, 27 Januari 2023 | 15:53 WIB

Terpopuler

X