BMKG Minta Korban Gempa Kabupaten Cianjur Tak Dirikan Bangunan di Sekitar Patahan Cugenang

- Kamis, 8 Desember 2022 | 15:58 WIB
BMKG  minta korban gempa Kabupaten Cianjur tidak dirikan bangunan di sekitar patahan Cugenang. (BNPB)
BMKG minta korban gempa Kabupaten Cianjur tidak dirikan bangunan di sekitar patahan Cugenang. (BNPB)

KETIKNEWS.ID,- Para korban gempa Kabupaten Cianjur diminta untuk tidak membangun kembali mendirikan bangunan di sekitar Patahan Cugenang.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan ada enam desa di Kecamatan Cugenang dan Cianjur yang tidak boleh mendirikan bangunan kembali.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati bahkan sempat menunjukkan bentangan patahan Cugenang yang dianggap sebagai pemicu terjadinya gempa berkekuatan 5,6 magnitudo.

Baca Juga: Gempa Cianjur, MUI Jabar: Bencana Alam Bukan Azab Tuhan!

“Patahan Cugenang sepanjang 9 kilometer membentang mulai dari Desa Cibeureum melintasi Desa Cijedil, Desa Mangunkerta, Desa Sukajaya yang masuk dalam Kecamatan Cugenang dan berakhir di Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur,” katanya dikutip dari Antara.

BMKG juga meminta warga untuk tak lagi mendirikan bangunan di wilayah sekitar patahan Cugenang. Sebab, akan rentan hancur apabila gempa kembali mengguncang.

Sehingga pihaknya akan menyiapkan rilis untuk menunjukkan bentang patahan yang melintasi enam desa tersebut.

Baca Juga: Bupati Herman Suherman Sediakan Modal dan Pelatihan Wirausaha bagi Penyintas Gempa Cianjur

Untuk itu, wilayah yang nantinya masuk dalam garis merah atau patahan inti dan wilayah dengan radius 300 meter di sebelah kiri dan radius 500 meter di bagian kanan patahan.

Halaman:

Editor: Riedha Adriyana

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dinilai Curhat, JPU Tolak Pleidoi Kuat Maruf

Jumat, 27 Januari 2023 | 16:20 WIB

DPR Ikut Sidang Gugatan Pemilu 2024

Jumat, 27 Januari 2023 | 15:53 WIB

Terpopuler

X