Korea Utara Perintahkan Warga untuk Mengubah Nama yang Berbau Korea Selatan

- Kamis, 8 Desember 2022 | 16:30 WIB
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (Korean Central News Agency/Korea News Service via AP)
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (Korean Central News Agency/Korea News Service via AP)

KETIKNEWS.ID,-- Otoritas Korea Utara baru-baru ini mencoba mengendalikan nama dengan gaya Korea Selatan yang digunakan oleh warganya.

Radio Free Asia (RFA) melaporkan pada 28 November bahwa Korea Utara memerintahkan warganya untuk mengubah nama yang terdengar asing dan nama Korea Selatan.

Nama Korea Selatan tersebut seperti ‘Ari’ dan ‘Sora’ menjadi nama revolusioner seperti ‘Chongil,’ ‘Pokil,’ ‘Tanil,’ dan ‘Wisung. ‘

Baca Juga: Khawatir, Presiden Korea Selatan: Jika China Serang Taiwan, Kemungkinan Provokasi Korut Meningkat

Seorang sumber warga di Provinsi Hamgyong Utara mengatakan kepada media bahwa, sejak bulan lalu, pada rapat warga pemberitahuan terus dikeluarkan untuk ‘memperbaiki semua nama tanpa konsonan akhir’.

"Mereka memaksa kami untuk mengubahnya menjadi nama ‘revolusioner’ pada akhir tahun ini," ujarnya.

Warga terus berkata pihak berwenang memerintahkan agar nama-nama itu diganti secepat mungkin.

Baca Juga: Ketahuan Edarkan Drama Korsel, korea Utara Eksekusi 2 Remaja

"Nama yang diberikan tanpa konsonan terakhir adalah anti-sosialis dan flunkeyisme (budak asing)," tambahnya.

Halaman:

Editor: Riedha Adriyana

Sumber: RFA

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Twitter Diduga Alami Kebocoran Data para Pengguna

Jumat, 6 Januari 2023 | 10:21 WIB

Ribuan Orang Penghormatan Terakhir untuk Pele

Selasa, 3 Januari 2023 | 16:20 WIB
X