Korea Selatan akan Gunakan Sistem Perhitungan Usia Internasional pada 2023

- Kamis, 8 Desember 2022 | 18:33 WIB
Ilustrasi Bendera Korea Selatan. Foto: Pixabay
Ilustrasi Bendera Korea Selatan. Foto: Pixabay

KETIKNEWS.ID,-- Korea Selatan akan menggunakan sistem usia internasional untuk semua tujuan yudisial dan administratif mulai 2023 tahun depan.

Majelis Nasional pada sidang paripurna hari Kamis (08/12) meloloskan sebagian amendemen Perdata dan Undang-Undang Dasar Administrasi, yang menjabarkan sistem penghitungan usia internasional.

Berdasarkan Hukum Perdata, Korea Selatan menggunakan usia internasional.

Baca Juga: Pameran Produk Budaya Korea Selatan 'Korea 360' Resmi Dibuka di Jakarta

Namun, dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat umum masih menggunakan penghitungan 'usia Korea', yaitu seorang bayi dihitung berumur satu tahun saat lahir.

Selain itu, penghitungan umur dengan mengurangkan tahun saat ini dan tahun kelahiran tanpa memperhitungkan bulan juga dihapus.

Cara perhitungan usia yang beragam ini kerap kali menimbulkan kebingungan dalam pengurusan administrasi.

Baca Juga: Pemerintah Korea Selatan Beri Dana Bantuan 500 Ribu Dolar AS untuk Korban Gempa Bumi Cianjur

Terkait penggunaan sistem usia internasional ini, Kantor Kepresidenan menyatakan hal tersebut adalah salah satu janji Presiden Yoon Suk Yeol dalam kampanye pemilihan umum presiden dan termasuk dalam tugas ke-13 dari 120 tugas negara pemerintahan Yoon.

Halaman:

Editor: Riedha Adriyana

Sumber: KBS World

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Twitter Diduga Alami Kebocoran Data para Pengguna

Jumat, 6 Januari 2023 | 10:21 WIB

Ribuan Orang Penghormatan Terakhir untuk Pele

Selasa, 3 Januari 2023 | 16:20 WIB
X