• Kamis, 21 September 2023

Misteri! Ada Suara Sinden di Jalur Pendakian Gunung Sindoro

- Selasa, 9 Mei 2023 | 18:45 WIB
Gunung Sindoro (https://www.istockphoto.com/id/portfolio/Yamtono_Sardi?mediatype=photography)
Gunung Sindoro (https://www.istockphoto.com/id/portfolio/Yamtono_Sardi?mediatype=photography)

KETIKNEWS.ID,-- Gunung Sindoro ini merupakan gunung berapi aktif di perbatasan Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Kamu yang suka hiking rasanya kurang afdal kalau belum ke sini.

Melihat dari sejarahnya, Gunung Sindoro selalu dikaitkan dengan Gunung Sumbing. Konon katanya, dua nama gunung ini merupakan nama dua anak kembar yang menurut cerita warga lokal, jadi sejarah asal muasal dua gunung tersebut.

Ceritanya bermula dari sebuah keluarga yang memiliki anak laki-laki kembar. Ayah di keluarga tersebut bekerja sebagai petani, sementara sang ibu hanya emak-emak rumahan yang mengurus anak kembarnya itu. Walaupun, kadang-kadang si ibu juga menemani ayah di ladang.

Rutinitas keluarga ini flat banget. Pagi ya bekerja, siang istirahat, ketika sore beristirahat. Sama seperti kita kalau bekerja di pabrik, bedanya mungkin nggak merasakan sinar matahari.

Tapi, si anak kembar ini selalu saja gelut. Bahkan untuk masalah sepele pun mereka bertengkar. Ya, wajar sih namanya juga saudara, adik-kakak wajar sering berantem. Tapi, dua anak ini konon selalu berantem walau masalahnya sepele.

Sampai suatu hari, karena si ayah kelewat marah, akhirnya menampar kedua anak itu karena terus saja bergelut nggak jelas. Sampai, salah satu dari anak kembar itu robek di bibirnya. Dalam bahasa Jawa disebut “Sumbing”. Parah ya, tamparan sekeras apa yang membuat bibir robek?

Sampai pada akhirnya, nama dua anak kembar itu diabadikan dalam sebuah gunung yang berdampingan, yaitu Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing.

Gunung Sindoro mendeskripsi sebagai anak yang santun. Sebab, dalam dalam bahasa Jawa kata “Ndoro” ini artinya sopan, makanya disebutnya Si Ndoro. Sementara Gunung Sumbing mendeskripsikan satu anak yang bibirnya robek akibat tamparan ayah.

Entah benar atau tidak. Yang pasti, cerita rakyat ini diyakini warga lokal sebagai sejarah asal mula mengapa dua gunung tersebut dinamai Sindoro dan Sumbing.

Soal sejarah letusan gunung ini, hampir tidak pernah ada catatan mengenai letusan pertama Gunung Sindoro. Tapi, konon katanya letusan pertama gunung ini terjadi pada abad 19 masehi. Seperti yang tertulis di buku IPS anak sekolah.

Buat kamu yang pernah mendaki Gunung Sindoro, pasti tahu jalur pendakian via Alang-Alang di Anggrunggondok, Kecamatan Kretek, Kabupaten Wonosobo. 

Konon jalur ini memiliki suasana mistis yang kental dan bisa bikin bergidik. Banyak orang yang mengaku punya pengalaman mistis di gunung ini. Tapi, paling terkenal adalah cerita mistis pendaki bernama Anastasya.

Menurut beberapa sumber berita, ada seorang pendaki perempuan bernama Anastasya bersama tiga rekannya diceritakan mendaki Gunung Sindoro pada 3-4 Agustus 2019 lalu.

Nah, sekitar jam 13.00, para pendaki itu turun dari Pos III. Tapi, Mbak Anastasya ini merasakan hal aneh ketika mendekati plang bernomor 13. Dia merasa ada yang mengikutinya sampai badannya terasa berat.

Halaman:

Editor: Intan Dyatri

Tags

Terkini

Mengenal Sejarah Wayang di Museum Sekartaji

Kamis, 14 September 2023 | 15:45 WIB
X