• Kamis, 18 Agustus 2022

Bukti Sejarah Percampuran Budaya Tiongkok Dengan Eropa

- Senin, 20 Desember 2021 | 15:37 WIB
Pencampuran Budaya (lengkong_sanggar_)
Pencampuran Budaya (lengkong_sanggar_)

KETIKNEWS.ID,-- “Familie Begraafplaats van Tan Gee Tjhiang en Tan Hing Gie Salatiga Anno : 1915 “, begitulah bunyi dari sebuah prasasti yang menempel di dinding sebuah bangunan kuno dekat makam orang yang namanya sudah disebutkan di prasasti tersebut.

Makam ini berada di Ngebong, Salatiga, tempat yang selama ini dikenal sebagai tempat permakaman orang Tionghoa di Salatiga. Letak makam ini cukup tinggi dibanding makam sekitar.

Bangunan Makam Kuno (lengkong_sanggar_)

Semburat puncak Gunung Merbabu terlihat mempesona dari tempat ini, sebuah tempat yang indah untuk tempat peristirahatan terakhir. Selain tempatnya yang indah, bentuk makamnya pun juga tidak kalah istimewa.

Makam Tan Gee Tjhiang (lengkong_sanggar_)

Makam Tan Gee Tjhiang adalah salah satu contoh awal hasil silang budaya Tionghoa dengan Eropa. Walau orang Tionghoa secara kukuh berusaha menjaga tradisinya, namun persentuhan dengan orang-orang Eropa di masa kolonial membuat beberapa kebudayaan Eropa merasuk ke dalam sendi orang Tionghoa.

Dalam struktur sosial kolonial, orang Tionghoa berada di derajad kedua, setingkat di bawah orang Eropa dan setingkat di atas orang pribumi. Jika pemerintah kolonial dalam urusan politik menjadikan bupati sebagai perantara dengan orang pribumi, maka dalam urusan ekonomi, mereka memilih orang Tionghoa sebagai perantara mereka. Dari situ terbentuk hubungan antara importir Eropa dengan konsumen pribumi.

Makam Tan Gee Tjhiang (lengkong_sanggar_)

Dengan sifat giat dan hemat, orang Tionghoa mampu menggapai kemakmuran dengan jumlah kekayaanya mampu mengungguli milik orang Eropa. Seperti halnya orang-orang kaya masa kini, beberapa di antara mereka menjadikan gaya hidup Eropa sebagai patokan gengsi. Selain itu, dengan meniru gaya hidup mereka, setidaknya meraka akan dianggap setara dengan orang Eropa yang saat itu berada di lapisan paling atas dalam sistem sosial kolonial.

Halaman:

Editor: Lucky Edwar

Tags

Terkini

Sejarah Singkat Kerajaan Islam Samudera Pasai

Jumat, 1 Juli 2022 | 13:31 WIB
X