• Jumat, 19 Agustus 2022

Rockin`Paradise dorong gelora perlindungan hutan Indonesia Timur

- Senin, 27 Desember 2021 | 10:44 WIB
Yayasan EcoNusa menggelar konser musik Rockin’ Paradise untuk mendorong gelora kaum muda  (Pamungkas)
Yayasan EcoNusa menggelar konser musik Rockin’ Paradise untuk mendorong gelora kaum muda (Pamungkas)

KETIKNEWS.ID,-- Yayasan EcoNusa menggelar konser musik Rockin’ Paradise untuk mendorong gelora kaum muda terlibat dalam upaya melindungi hutan dan sumber daya alam di Indonesia khususnya Indonesia Timur. Konser dimeriahkan oleh Marcello Tahitoe, Pamungkas, Dira, Nikita Becker, Vicky Salamor, The Bakuucakar, dipandu oleh Shafira dan Adit Insomnia.

Baca Juga: Pengen Terampil Seperti BRUCE LEE, Buruan Gabung Dengan Komunitas Ini

CEO Yayasan EcoNusa, Bustar Maitar, mengatakan bahwa Rockin’ Paradise adalah persembahan musik dan ajakan bergerak bersama. "Rocking' Paradise adalah persembahan musik dan ajakan bergerak bersama kolaborasi bersama musisi muda untuk melawan krisis iklim, menjaga yang masih tersisa," kata Bustar dalam konser virtual yang tayang di YouTube EcoNusa TV, Sabtu.

Rockin’ Paradise adalah persembahan musik dan ajakan bergerak bersama. (econusa.id)

"Menyambut 28 Oktober Sumpah Pemuda, kami mengajak seluruh pemuda Nusantara untuk tidak cuma bersumpah, tapi bergerak bersama beraksi menjaga iklim," katanya.

Para pengisi acara konser menyuarakan perhatian mereka terhadap alam Timur Indonesia melalui musik yang disajikan untuk para penonton konser virtual.
Marcello Tahitoe mengatakan, hutan di Papua dan kepulauan Maluku adalah potongan surga, sumber kehidupan yang harus dijaga. "Harus kita sadari, hutan di sana juga sudah jadi paru-paru dunia, otomatis seluruh umat dunia mengandalkan hutan kita," kata Marcello yang membawakan lagu "Masih Ada" dan "Pergi Untuk Kembali".

Baca Juga: Dengan karya BELLACOUSTIC, Dunia Akan Tahu Budaya Dayak

Marcello menyampaikan, dia ingin orang-orang tahu tentang tradisi Sasi di Maluku, sebuah hukum larangan mengambil sumber daya alam tertentu di wilayah adat yang dipatuhi masyarakat. Menurut sang penyanyi, bila pemerintah dan semua orang menghargai hukum tersebut serta melakukan hal yang sama, niscaya tidak ada kerusakan alam seperti yang terjadi saat ini.

"Semoga kelestarian alam Timur masih ada dan bisa dinikmati sama anak cucu gue nanti," tutup Marcello.

Halaman:

Editor: Lucky Edwar

Tags

Terkini

5 Fakta Sains Tentang Dark Jokes

Kamis, 13 Januari 2022 | 13:48 WIB
X