• Jumat, 19 Agustus 2022

Komunitas Celah Celah Langit Menyampaikan Aspirasi dalam Bentuk Kesenian

- Selasa, 4 Januari 2022 | 15:18 WIB
Iman Soleh memberikan pandangan bahwa komunitasnya diberi nama Celah Celah Langit.  (Dok.IG@k0munitasccl)
Iman Soleh memberikan pandangan bahwa komunitasnya diberi nama Celah Celah Langit. (Dok.IG@k0munitasccl)

KETIKNEWS.ID,-- Mengenal Komunitas Celah Celah Langit (CCL) yang bergerak dalam ranah kesenian yang bertujuan untuk menyampaikan aspirasi dalam bentuk kesenian. Bisa melalui musik, teater, sastra, tari, melukis, dan lainnya. Selain itu, untuk mengembangkan masyarakat sekitar.

CCL yang berlokasi di kawasan Ledeng, Bandung, Jawa Barat sudah ada sejak 1986. Nama Celah Celah Langit diberikan oleh seorang musisi bernama Sawung Jabo. Saat bertemu dengan Iman Soleh, dia memberikan pandangan bahwa komunitasnya diberi nama Celah Celah Langit. Saat 1986 CCL belum terbentuk secara formal. Kemudian, Iman Soleh atau Pak Iman resmi mendirikan CCL pada 22 Mei 1998.

Baca Juga: Pertunjukan Seni Budaya Tari Kecak Garuda Wisnu Kencana Rayakan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022

“Tujuan dari kita mengangkat wacana bagaimana kita menyampaikan kritik kepada mereka (pemerintah dan politisi) melalui kesenian dan juga sebagai media pengembangan masyarakat yang juga di masyarakat Ledeng itu bisa berkembang, tumbuh, mereka bisa mengasah skill-nya melalui kesenian,” tutur Mazeinda.

Iman Soleh atau Pak Iman resmi mendirikan CCL pada 22 Mei 1998. (Dok.IG@komunitasccl)

Selain menjadi wadah untuk menyampaikan aspirasi, mengasah skill, pemberdayaan masyarakat, Mazeinda bilang sejumlah orang menyebut diadakannya CCL adalah sebagai tempat untuk berguru.

“Dari orang-orang, tujuan dibentuknya ini jadi tempat nyantri. Kalau menurut pak Iman, nyantri kehidupan, karena di sini banyak orang yang kita tuh tidak hanya mengasah skill, tapi juga mengubah sikap kita bagaimana untuk melaksanakan kehidupan sehari-hari dari bentuk yang paling kecil. Bagaimana orang-orang sekarang sudah bisa lebih terasah ke depannya,” jelas Mazeinda.

Baca Juga: Karya Ki Nartosabdho, Lagu Kudangan Resmi Di hak Ciptakan

Kegiatan yang dilakukan oleh CCL beragam, mulai dari membuat pertunjukan, mengadakan bakti sosial, hingga diskusi mengenai ide dan gagasan baik secara online maupun offline. Pak Iman pun sering meminta orang-orang di CCL untuk menuliskan apa yang mereka pikirkan dan itu harus dikaitkan dengan masyarakat.

Halaman:

Editor: Lucky Edwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

5 Fakta Sains Tentang Dark Jokes

Kamis, 13 Januari 2022 | 13:48 WIB
X