• Senin, 23 Mei 2022

Perkembangan Dangdut Koplo di Indonesia, Dari Pesisir Pantura Hingga Dunia Industri

- Kamis, 13 Januari 2022 | 11:46 WIB
Perkembangan Dangdut Koplo di Indonesia (Dok.IG@aliver_jambi)
Perkembangan Dangdut Koplo di Indonesia (Dok.IG@aliver_jambi)

KETIKNEWS.ID,-- Bicara soal perdangdutan di Indonesia, pasti kita sudah kenal dengan Rhoma Irama dan Elvy Sukaesih di tahun 1970-an. Berangkat dari situlah mulai bermunculan insan dangdut yang lebih didominasi oleh penyanyi-penyanyi muda dan juga para mahmud alias "mamah muda" seperti Inul Daratista dan Dewi Persik.

Intinya, musik dangdut merupakan musik khas Indonesia yang pertama kali dipopulerkan oleh Mashabi dan Elia Khadam pada era 60-an.

Baca Juga: Transformasi Musik Dangdut dari Masa ke Masa

Pada dekade 70-an lah musik jenis ini mulai mendapatkan tempatnya di masyarakat, khususnya di tanah Jawa. Klimaksnya adalah pada tahun 1973 dengan berdirinya Orkes Melayu (OM) Soneta dengan Rhoma Irama sebagai motornya.

Dari Pesisir Pantura Hingga Dunia Industri (Dok.IG@anie_anjanie)

Kemunculan Soneta menjadi pintu gerbang bagi para pedangdut lainnya, seperti A. Rafiq, Mansur S, Elvy Sukaesih, dan lainnya. Dari tahun ke tahun, musik dangdut semakin dikenal walaupun mulai bermetamorfosis menjadi dangdut yang lebih modern, sebut saja rock dangdut, pop dangdut, hingga disco dangdut. Hingga pada tahun 2000-an mencuatlah sebuah sub genre dari dangdut itu sendiri yang disebut sebagai dangdut koplo. Bagaimanakah sejarahnya?

Baca Juga: Viral! Pro Kontra Netizen Tentang Ekspresi Datar Warga Papua Nonton Konser Dangdut

Secara garis besar dangdut koplo memang tidak jauh berbeda dengan musik dangdut pada umumnya. Namun, tentu saja ada sebuah karakteristik tersendiri dalam tubuh sub genre musik ini. Karakteristik tersebut terletak pada tempo dan pemain gendangnya yang lebih dominan dibandingkan dengan instrumen yang lain.

Pada dekade 70-an lah musik jenis ini mulai mendapatkan tempatnya di masyarakat (Dok.IG@_artis_dangdut)

Halaman:

Editor: Lucky Edwar

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jejak Sejarah Gedung Lawang Sewu Semarang

Kamis, 31 Maret 2022 | 15:05 WIB

Sejarah Ritual Ngalak Air Dalam Pemindahan IKN

Senin, 14 Maret 2022 | 11:08 WIB

Sejarah Hari Musik Nasional 2022

Rabu, 9 Maret 2022 | 14:10 WIB
X