• Sabtu, 25 Juni 2022

Merajut Kembali Sejarah Kediri dan Bali, Menggelar Anggit Budaya

- Senin, 17 Januari 2022 | 11:04 WIB
Tari panji, Sebuah pagelaran seni dan budaya dihelat di Puri Klungkung (Dok.IG@panglembara)
Tari panji, Sebuah pagelaran seni dan budaya dihelat di Puri Klungkung (Dok.IG@panglembara)

KETIKNEWS.ID,-- Sebuah pagelaran seni dan budaya dihelat di Puri Klungkung, Bali pada Minggu (15/1/) malam. Acara itu menampilkan serangkaian tarian dari Kediri, Jawa Timur, tarian Bali serta kreasi yang mutakhir

Selain pihak Puri, acara itu juga merupakan kerjasama dengan Yayasan Kerana, sebuah lembaga yang berusaha membangkitkan kaitan budaya antara Kediri dan Bali.

Baca Juga: Antisipasi Perkembangan Omicron, Pemerintah Evaluasi Perpanjangan PPKM Jawa-Bali Setiap Minggu

"Kami senang karena dibalik acara ini ada keinginan untuk membangkitkan kekayaan budaya nusantara," kata Penglingsir Puri Klungkung, Ida Dalem Semara Putra.

Ida Dalem Semara Putra (Dok. Ida Dalem Semara Putra)

Ia yang merupakan keturunan ke-14 dari pendiri Kerajaan Gelgel (Klungkung) mengungkapkan, hubungan resmi antara Kediri dan Bali berawal saat Gajah Mada sebagai Maha Patih di Majapahit mengutus Sri Kresna Kepakisan menjadi raja Bali dengan gelar Dalem Sri Kresna Kepakisan.

Penunjukan itu adalah atas saran Mpu Kepakisan, seorang brahmana dan penasihat spiritual Gajah Mada dari Desa Kepakisan (Desa Pakis) dari Kediri (Jawa). Dalam sejarah Bali kemudian, kerajaan Gelgel (Klungkung) menjadi pusat kerajaan di Bali.

Baca Juga: Pulau Dewata Buat Shin Tae-yong Jatuh Hati Ingin Tinggal di Bali

Ketua Yayasan Kerana, Eddy Sunyoto menyebut, upaya ini perlu dilakukan agar kekayaan budaya bisa dilestarikan dan dikembangkan. "Kalau di Bali, jejak-jejaknya masih jelas seperti pada Tarian Calon Arang," sebutnya. Sementara di Kediri pun kini muncul upaya untuk melestarikan situs-situs kebudayaan dari masa silam.

Halaman:

Editor: Lucky Edwar

Sumber: Kanalbali

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tradisi Tujuh Likur dan Pintu Gerbang Lingga

Rabu, 27 April 2022 | 13:35 WIB

Pekan Seni dan Budaya Korea Bersama LRT Jakarta

Rabu, 27 April 2022 | 10:09 WIB

‘NyakSeni Santri’, Program Lesbumi Jabar

Senin, 18 April 2022 | 16:01 WIB

Dana Indonesiana Untuk Berkarya dan Berbudaya `

Jumat, 8 April 2022 | 11:46 WIB

Menko PMK Dukung Reog Ponorogo Diusulkan ke UNESCO

Selasa, 5 April 2022 | 09:17 WIB
X