• Jumat, 19 Agustus 2022

Sudahkah Bayar Zakat Profesi Bulan ini? Begini Cara Perhitungannya

- Senin, 17 Januari 2022 | 14:15 WIB
Ilustrasi - Zakat itu Ringan yang Berat Pahalanya, Begini Cara Perhitung Zakat Profesi (rumahzakat.org)
Ilustrasi - Zakat itu Ringan yang Berat Pahalanya, Begini Cara Perhitung Zakat Profesi (rumahzakat.org)

KETIKNEWS.ID.--Wakil Ketua Majelis Tabligh PP Muhammadiyah Syamsul Hidayat mengatakan, Zakat adalah salah satu rukun Islam yang utama.

Dilangsir dari laman muhammadiyah.or.id, Lebih Lanjut Syamsul mengatakan, Instrumen penting yang kerap disandingkan dengan perintah salat dan memiliki banyak dimensi. Salah satu ijtihad kontemporer mengenai hal ini ialah pelaksanaan zakat penghasilan atau profesi.

Baca Juga: Indonesia Tegaskan Penelitian Karhutla Harus Berbasis Data

Menurutnya, baik penghasilan yang diperoleh secara rutin, seperti gaji karyawan swasta, pejabat negara, maupun penghasilan tidak rutin, seperti dokter, pengacara, penceramah.

“Jika para pegawai dengan gaji yang besar atau konsultan yang mendapat pendapat yang begitu tinggi, tidak dizakati, maka ini tidak adil, sebab petani setiap panen harus mengeluarkan zakat,” kata Wakil Ketua Majelis Tabligh PP Muhammadiyah Syamsul Hidayat.

Baca Juga: Jembatan Leuwi Waru Miliki peran vital Penghubung Aktivitas Ekonomi, Sosial, hingga Pendidikan di Perdesaan

Syamsul menyebut bahwa Musyawarah Nasional Tarjih XXV tahun 2000 di Jakarta telah menetapkan bahwa zakat profesi itu hukumnya wajib. Ketentuannya nisab setara dengan 85 gram emas 24 karat, dan kadarnya yang dikeluarkan sebesar 2,5%. Dalam hal ini berarti zakat profesi diqiyaskan kepada zakat mal (harta). Sehingga kaidah yang dipakai ialah ‘kelebihan dari kebutuhan’.

Baca Juga: Legislator, Cegah Konflik Horizontal di IKN Baru, Entitas Lokal di Kalimantan Perlu Diajak Bicara

Lebih lanjut Syamsul menjelaskan, Zakat profesi ini dikeluarkan setelah dikurangi biaya hidup yang ma’ruf (layak), yaitu yang benar-benar biaya kebutuhan pokok atau kebutuhan primer, seperti pajak, kebutuhan pangan, sandang, perumahan, biaya pendidikan, kesehatan, transportasi dan sebagainya.

Halaman:

Editor: Usamah Kustiawan

Sumber: muhammadiyah.or.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

4 Tanda Kupu-kupu Masuk Rumah Menurut Warnanya

Selasa, 16 Agustus 2022 | 17:21 WIB

6 Mitos di Tanah Sunda yang Memiliki Sebab Akibat

Senin, 15 Agustus 2022 | 13:02 WIB

Mengenal Watak Tokoh Pandawa 5 dalam Kisah Pewayangan

Jumat, 12 Agustus 2022 | 15:17 WIB

3 Makna Mitos Kupu-kupu Masuk Rumah

Kamis, 11 Agustus 2022 | 15:18 WIB
X