• Jumat, 19 Agustus 2022

Peran Ganzer Lana (SAS)Pemuda NTT, Dalam Mempopulerkan Alat Musik Sasando

- Kamis, 20 Januari 2022 | 16:27 WIB
Sasando merupakan alat musik dawai yang dimainkan dengan cara dipetik.  (Dok. sas_indonesia)
Sasando merupakan alat musik dawai yang dimainkan dengan cara dipetik. (Dok. sas_indonesia)

KETIKNEWS.ID,-- Sasando merupakan alat musik dawai yang dimainkan dengan cara dipetik. Instrumen musik ini berasal dari Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur. Sementara sape adalah alat musik petik asal suku Dayak, berbentuk panjang, ramping, dan di bagian ujungnya kerap diberi ornamen Dayak, seperti kepala burung enggang atau ukiran.

Baca Juga: Komunitas Muslim Sino Hui, Banyak Tradisi Hasil Dari Perpaduan Budaya China dan Islam

Ganzer Lana, pemuda yang berasal dari NTT, dan Gregorius Argo yang datang dari Kalimantan Barat, mendirikan grup musik bernama SAS (Sasando dan Sape). Mereka berdua bertemu di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, Tujuan mereka sangat sederhana, ingin memperkenalkan alat musik tradisional Indonesia ke masyarakat luas.

Instrumen musik ini berasal dari Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur. (Dok. sas_indonesia)

"Instrumen etnik sangat susah masuk ke milenial. Di sini gimana kita mengemas seunik mungkin agar anak muda tertarik," ujar Ganzer. Setelah lulus dari ISI Yogyakarta, awalnya hanya Ganzer saja yang hijrah ke Jakarta. Ia pun sempat merasakan susahnya hidup di kota besar seperti Jakarta. Tiba saatnya aku dapat kesempatan tampil di hotel Pullman, Setelah perform dari situ barulah job mulai berdatangan.

Mereka akhirnya memutuskan untuk mengikuti ajang pencarian bakat 'The Rising Star' yang tayang di salah satu stasiun televisi swasta. Bukan tak hanya itu saja, mereka bahkan mendapat tawaran dari Ariel untuk bisa berkolaborasi dengan band-nya, NOAH. Sayangnya, langkah SAS di The Rising Star terhenti di tengah jalan.

Baca Juga: Emil Dorong Komunitas Pengguna Motor Aktif Dalam Penanggulangan Bencana

Ganzer dan Argo kembali memutar otak untuk bisa mempopulerkan alat musik sasando dan sape. Salah satunya dengan berusaha membuat kelas musik, khususnya untuk alat musik etnik.

Tujuan mereka sangat sederhana ingin memperkenalkan alat musik tradisional Indonesia (Dok. sas_indonesia)

Halaman:

Editor: Lucky Edwar

Sumber: Beberapa Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

5 Fakta Sains Tentang Dark Jokes

Kamis, 13 Januari 2022 | 13:48 WIB
X