• Minggu, 14 Agustus 2022

Kisah Kreativitas Wayan Subur Pengrajin Patung di Saat Pandemi

- Senin, 31 Januari 2022 | 15:30 WIB
Bisnis ukiran kayu pun merasakan dampak yang sangat besar.  (Dok. wonderfulimage.id)
Bisnis ukiran kayu pun merasakan dampak yang sangat besar. (Dok. wonderfulimage.id)

KETIKNEWS.ID,-- Bali yang merupakan episentrum pariwisata di Indonesia tidak hanya dihiasi dengan alamnya yang memesona, tetapi juga memiliki daya tarik lain, salah satunya adalah kerajinan ukiran patung kayu tradisional yang diproduksi masyarakat di Desa Mas, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar.

Di tengah kondisi seperti ini, tidak hanya bisnis pariwisata saja yang terdampak, bisnis ukiran kayu pun merasakan dampak yang sangat besar. salah satunya adalah I Wayan Subur yang merupakan seniman kayu ukir di Desa Mas, Bali.

Baca Juga: 6 Seniman Lukis Indonesia Pertunjukan karyanya di 9th Beijing International Art Biennale

Semenjak pandemi terjadi dan seluruh dunia melakukan pembatasan perjalanan, bisnis yang dirintis sejak tahun 1965 ini pun mengalami penurunan penjualan yang cukup drastis.

Wayan Subur Pengrajin ukiran Patung kayu tradisional (Dok. wonderfulimage.id)

"Saat pandemi ini, pemasukan menurun drastis sekali, soalnya kan tamunya tidak ada. Biasanya ramai sekali, sebelum corona ini ramai sekali pas corona jadi sepi. Tapi saya tetap dapat order dari Jerman, karena dia sudah langganan sampai 25 tahun." tutur I Wayan.

Baca Juga: Perjalanan seniman Ukir Gorga Dari Suku Batak Sumatera Utara

Untuk sementara ini, Wayan yang biasa membuat patung jenis pewayangan seperti Rama dan Sinta, patung Dewa Ruci, patung Nakula Sadewa, dan berbagai karakter pewayangan lainnya hanya bisa terus berdoa dan berusaha untuk terus berkarya memenuhi permintaan pelanggannya dari luar negeri.

"Sekarang paling satu dua aja, tidak banyak yang pesan. Ya kalau seniman kayu seperti saya ini kalau bule ngga datang, wisatawan nggak datang otomatis semuanya turun. Semua seniman kayu hidup dari kayu. Tapi tetap berdoa dan kerja. Syukurnya, pemasukan satu hari ada, yang penting satu hari itu ada pemasukan." Tutup Wayan.

Halaman:

Editor: Lucky Edwar

Sumber: wonderfulimage.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Anthoni Salim Bos Indofood Bisnisnya Merajai Dunia

Kamis, 17 Maret 2022 | 15:32 WIB
X