• Rabu, 10 Agustus 2022

Sejarah Peradaban Suku Maya di kawasan Benua Amerika

- Jumat, 25 Februari 2022 | 13:27 WIB
Suku Maya adalah satu dari suku bangsa Indian yang pernah mendiami kawasan Benua Amerika.  (Dok.rifallrinalldi)
Suku Maya adalah satu dari suku bangsa Indian yang pernah mendiami kawasan Benua Amerika. (Dok.rifallrinalldi)

KETIKNEWS.ID,-- Peradaban suku Maya kuno memang selalu sukses menyita perhatian masyarakat dunia. Suku Maya adalah satu dari suku bangsa Indian yang pernah mendiami kawasan Benua Amerika. Mengawali peradaban mereka yang gilang-gemilang di suatu tempat bernama Yucatan (sekarang Meksiko) Amerika Tengah. Walau catatan sejarah (1800 tahun sebelum masehi) merujuk pada permukiman pertama Suku Maya di Soconusco (kini bagian Chiapas, Meksiko) wilayah pesisir pantai Samudera Pasifik, bukti puncak peradaban mereka justru ditemukan di Yucatan yang lebih dekat ke Teluk Meksiko.

Baca Juga: Cetak Sejarah, Video Dance Performance BLACKPINK How You Like That Capai 1 Miliar Penayangan

Suku Maya membangun kota mereka dengan memakai material bebatuan bersusun dengan berbagai ukuran. Bangunan dari batu ini terlihat kasar namun indah. Menyiratkan suatu bentuk peradaban yang sudah maju dengan sistem tata kota yang teratur, rinci dan detail. Bahkan teknologi pengerasan jalan sudah ditemukan suku ini. Buktinya banyak di situs Suku Maya terdapat jalan raya yang lebar, lurus dan panjang yang terbuat dari struktur batu yang rapi.

Suku Maya adalah satu dari suku bangsa Indian yang pernah mendiami kawasan Benua Amerika. (Dok.rifallrinalldi)

Peradaban pertama yang paling megah peninggalan Suku Maya adalah sebuah kota bernama Chichen Itza. Kota yang paling megah ini menjadi semacam pusat pemerintahan regional Suku Maya di dataran rendah utara wilayah Semenanjung Yucatan. Konon, Chichen Itza dibangun Suku Maya pada penanggalan tahun 514 M. Suku Maya menempati kota tersebut hanya sesaat. Setelah 150 tahun berdiri, Chichen Itza ditinggalkan penghuninya secara terburu-buru.

Baca Juga: Sejarah Seni Barongsai, Membawa Keberuntungan

Diduga seluruh penduduk melakukan eksodus ke berbagai tempat yang tidak diketahui. Lenyapnya penghuni kota Chichen Itza menjadi suatu misteri besar dan apa yang telah pernah terjadi disana. Selama 300 tahun lebih kota Chichen Itza menjadi kota hantu. Lambat laun, belukar mulai tumbuh subur menutupi sisa-sisa bangunan batu Suku Maya dan kota berubah menjadi hutan. Sampai akhirnya sekelompok Suku Maya lainnya menemukan kota itu (978 M). kemudian mereka meretas belantara dan membabat semua belukar. Tampaklah puing Chichen Itza yang sudah hancur.

Baca Juga: 6 Peristiwa Luar Biasa Dalam Sejarah Islam pada Bulan Rajab

Mereka kemudian kembali membuka permukiman di sisa bangunan tua itu dan menambah bangunan baru dari bebatuan dengan model yang lebih indah. Di satu areal, Suku Maya gelombang kedua ini membangun kompleks istana di Chichen Itza. Peradaban Suku Maya kembali berkibar di semenanjung Yucatan. Namun kejayaan mereka tak lama, karena suku-suku Indian Amerika Tengah pada masa itu sering berperang memperebutkan wilayah dan kekuasaan.

Suku Maya adalah satu dari suku bangsa Indian yang pernah mendiami kawasan Benua Amerika. (Dok.rifallrinalldi)

Halaman:

Editor: Lucky Edwar

Sumber: Beberapa Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sejarah Singkat Kerajaan Islam Samudera Pasai

Jumat, 1 Juli 2022 | 13:31 WIB

Jejak Sejarah Gedung Lawang Sewu Semarang

Kamis, 31 Maret 2022 | 15:05 WIB
X