• Minggu, 3 Juli 2022

Lagu Rayuan Pulau Kelapa Ternyata Menjadi Salah Satu Jembatan Hubungan Diplomasi Indonesia-Rusia

- Jumat, 11 Maret 2022 | 14:37 WIB
Lagu Rayuan Pulau Kelapa Ternyata Menjadi Salah Satu Jembatan Hubungan Diplomasi Indonesia-Rusia (Dok.hlafyevaev_islamirov)
Lagu Rayuan Pulau Kelapa Ternyata Menjadi Salah Satu Jembatan Hubungan Diplomasi Indonesia-Rusia (Dok.hlafyevaev_islamirov)

KETIKNEWS.ID,-- Lagu Rayuan Pulau Kelapa merupakan tembang wajib nasional Indonesia yang diciptakan oleh Ismail Marzuki tahun 1944. Namun, siapa sangka lagu ini menjadi saksi bisu terjalinnya hubungan diplomasi yang erat antara Indonesia dan Rusia.

Presiden RI Pertama, Soekarno memiliki peran penting dalam menyukseskan Rayuan Pulau Kelapa sebagai salah satu kebudayaan Indonesia yang mampu menjembatani kedekatan kedua negara tersebut. Keberhasilan itu ditandai dengan lagu Rayuan Pulau Kelapa yang disulihbahasakan dalam bahasa Rusia, berjudul Pesnja Ostrova Pal'm.

Baca Juga: Kenapa Indonesia Tidak Terdaftar Dalam black list Rusia, inilah alasannya?

Mantan Dubes RI untuk Rusia merangkap Belarusia tahun 2016-2020, Wahid Supriyadi, berbagi ceritanya tentang betapa kaget dirinya melihat orang Rusia bisa sangat menikmati lagu Rayuan Pulau Kelapa.

"Lagu Rayuan Pulau Kelapa ini memang sudah populer sejak zaman Soekarno ya, bahkan bukan hanya orang Rusia, orang-orang luar yang kuliah di Rusia pun bisa menyanyikan lagu ini. Waktu itu saya sedang berada di Kota Sochi tahun 2016, ketika saya selesai menyambut, ada seorang kakek-kakek atau bapak-bapak tua ya, tiba-tiba dia membawa kaset dan memasukkan ke dalam tape recorder, ternyata itu lagu Rayuan Pulau Kelapa. Saya pikir lagu nasional (Rusia), tapi loh kok dari Indonesia," jelas Wahid Supriyadi.

Kepopuleran lagu Rayuan Pulau Kelapa membuka peluang besar bagi produk-produk kebudayaan lain yang dimiliki Indonesia untuk lebih dikenal masyarakat Rusia.

Baca Juga: Sebut Masyarakat Timbun Minyak Goreng, Legislator: Kemendag Jangan 'Ngeles'

Meski begitu, dari perjalanan sebuah lagu yang menjadi saksi bisu hubungan diplomatik kedua negara Indonesia-Rusia, kita bisa melihat peranan penting sebuah kebudayaan yang dapat dimanfaatkan pemerintah untuk membangun hubungan diplomasi yang baik.

Kebudayaan jadi kendaraan untuk menyampaikan pesan, gagasan, maupun pendapat yang bisa membangun hubungan lebih cair antarnegara. Selain itu, momen erat yang berhasil terjalin juga bisa menjadi pintu masuk meraih kedamaian dunia. (Tatan/Ketiknews.id)

Halaman:

Editor: Lucky Edwar

Sumber: Indonesia today

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sejarah Singkat Kerajaan Islam Samudera Pasai

Jumat, 1 Juli 2022 | 13:31 WIB

Jejak Sejarah Gedung Lawang Sewu Semarang

Kamis, 31 Maret 2022 | 15:05 WIB

Sejarah Ritual Ngalak Air Dalam Pemindahan IKN

Senin, 14 Maret 2022 | 11:08 WIB
X