Sejarah Ritual Ngalak Air Dalam Pemindahan IKN

- Senin, 14 Maret 2022 | 11:08 WIB
Sejarah Ritual Ngalak Air Dalam Pemindahan IKN (Dok.jalur5)
Sejarah Ritual Ngalak Air Dalam Pemindahan IKN (Dok.jalur5)

Kutai Lama merupakan tonggak awal berdirinya Kerajaan Kutai Kartanegara yang didirikan oleh Batara Agung Dewa Sakti pada sekitar Abad ke-14,”

Baca Juga: Puan Maharani Apresiasi Terpilihnya Kepala dan Wakil Otorita IKN

Selain itu, Kesultanan Kutai Kartanegara, sebelum melakukan Erau terlebih dulu mengambil air dari Sungai Kutai Lama. Kemudian dibawa ke Keraton untuk digunakan dalam berbagai prosesi Erau.

“Ritual Ngalak Air mengandung pesan filosofis agar selalu mengingat asal-muasal nenek moyang dan mempertahankan kearifan leluhur yang diwariskan. Meski Ibu Kota Kesultanan Kutai berpindah ke Tenggarong.

Namun keluarga Kesultanan Kutai tetap menganggap Kutai Lama sebagai kampung halaman dan asal-usul nenek moyang mereka,”.

Baca Juga: Presiden Jokowi Lantik Bambang Susantono Jadi Kepala Otorita IKN

“Biasanya untuk mengambil air Tuli ini, dibawa kelengkapan ritual seperti beras wija kuning, wijen hitam yang dicampur dupa, air tepong tawar, arang yang membara, kembang, dan beberapa butir telur. Namun untuk kegiatan IKN, ini bisa disederhanakan namun tidak mengurangi maknanya,” tandasnya Syafranuddin .

Halaman:

Editor: Lucky Edwar

Sumber: Beberapa Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X