• Jumat, 12 Agustus 2022

Komposer AS Tawarkan Pertukaran Balik Budaya dengan Gamelan Buatan AS

- Kamis, 17 Maret 2022 | 13:01 WIB
Brian Baumbusch (Dok.facebook)
Brian Baumbusch (Dok.facebook)

KETIKNEWS.ID,-- Pertukaran budaya sudah mengakar dalam diplomasi antar negara, termasuk AS-Indonesia. Seiring waktu pertukaran ini berkembang luas dan melahirkan ide, kolaborasi dan inovasi baru. Perjalanan panjang gamelan Indonesia, khususnya gamelan Bali yang sudah dikenal di AS sejak ratusan tahun, kini mencapai titik di mana gamelan ini sudah sepenuhnya bisa dibuat dan dipertunjukkan di Amerika, untuk kemudian diperkenalkan kembali ke Indonesia.

Baca Juga: Sambut Kedatangan Mahasiswa Mancanegara, Australian National University Gelar Musik Gamelan Bali

Brian Baumbusch adalah seorang dosen musik UC Santa Cruz, komposer dan musisi di Alameda, California, yang mulai tertarik dengan gamelan Bali saat remaja. Ia telah menghasilkan karya musik kontemporer yang memadukan gamelan dan instrumen barat bersama kelompok JACK Quartet and the Lightbulb Ensemble.

Baca Juga: Perkenalkan Gamelan dan Wayang di Kampus London, Inggris

Brian memutuskan membuat gamelan versi AS ketika ia mendalami konsep penyetelan suara pada instrumen atau tuning gamelan.

Putu Septa, pemimpin gamelan Nata Swara di Ubud yang bereksperimen bersama kelompoknya menggunakan gamelan buatan AS ini. (Dok. Putu Septa)

“Sulit untuk mencari orang yang kita kenal dan mengizinkan saya menyetel kembali peralatan gamelan mereka, karena peralatan itu sangat berharga dan tidak ingin orang yang tidak benar-benar mereka kenal dan tidak yakin dengan yang dilakukan, mengasah alat perunggu itu melakukan eksperimen sistem penyetelan, atau tuning,” jelasnya.

Baca Juga: Eksistensi Efiq Zulfiqar Dalam Grup Musik Etnotik Gamelan Orkestra, Australia

Keterlibatan Brian dengan para musisi dan komposer di Bali juga menjadi alasan lain yang menyemangatinya meneruskan interaksi budaya dalam musik. Setelah 10 tahun membuat gamelan di AS, ia membawa set perangkat gamelan ini dan memperkenalkannya kepada para musisi di Bali.

Halaman:

Editor: Lucky Edwar

Sumber: wallpaperspeed.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tradisi Tujuh Likur dan Pintu Gerbang Lingga

Rabu, 27 April 2022 | 13:35 WIB

Pekan Seni dan Budaya Korea Bersama LRT Jakarta

Rabu, 27 April 2022 | 10:09 WIB

‘NyakSeni Santri’, Program Lesbumi Jabar

Senin, 18 April 2022 | 16:01 WIB

Dana Indonesiana Untuk Berkarya dan Berbudaya `

Jumat, 8 April 2022 | 11:46 WIB
X