• Selasa, 16 Agustus 2022

Menelusuri Mitos Kota kediri, Presiden Atau Pejabat Berkunjung Ke kediri Akan Naas

- Selasa, 22 Maret 2022 | 14:54 WIB
Konon katanya Presiden RI yang berkunjung ke Kota Kediri bisa tak panjang masa jabatannya.  (Dok. Kotakediri)
Konon katanya Presiden RI yang berkunjung ke Kota Kediri bisa tak panjang masa jabatannya. (Dok. Kotakediri)


KETIKNEWS.ID,-- Bicara soal kota tertua di Jawa Timur, apa lagi kalau bukan Kediri. Beberapa sumber menyebutkan bahwa Kediri berdiri sejak 25 Maret 804 Masehi. Hal tersebut berdasarkan penemuan Prasasti Harinjing yang berisi tentang penganugerahan daerah perdikan (sima) oleh Raja Mataram Kuno, Rakai Layang Dyah Tulodhong kepada Bhagawanta Bhari.

Nama Kediri sendiri menurut beberapa sumber berpendapat diambil dari kata "Kedi" yang berarti mandul atau wanita yang tidak mendapat datang bulan. Dalam kamus Jawa Kuno Wojo Wasito, Kedi berarti orang kebiri bidan atau dukun. Kedi juga berarti suci jika berdasarkan lakon wayang. Sementara "Diri" berarti adeg, anghdiri, menghadiri atau menjadi raja. Hal ini tercantum dalam Prasasti Wanua pada tahun 830 saka.

Baca Juga: Indigo di Mata Islam, Fenomena Nyata atau Hanya Mitos Belaka

menurut kepercayaan masyarakat setempat Kota Kediri memiliki mitos bahwa penggede atau pejabat entah itu presiden yang berkunjung ke Kota Kediri, maka akan bernasib kurang baik. dengan hadirnya mitus itu siapa yang tidak penasaran dengan kisah-kisah mistis, fenomena-fenomena yang tidak dapat dijelaskan secara kasat mata.

Baca Juga: Mitos Atau Fakta Lelipi Selan Bukit, Wujud Ular Hitam Bisa Berbicara Layaknya Manusia

Konon katanya Presiden RI yang berkunjung ke Kota Kediri bisa tak panjang masa jabatannya. Memangnya apa ada apa di Kediri? Kutukan apa yang menghantui Kediri?

Konon katanya Presiden RI yang berkunjung ke Kota Kediri bisa tak panjang masa jabatannya. (Dok.sorayajuwita)

Menurut beberapa sumber, bahwa mitos kutukan presiden ini disebut-sebut bermula dari zaman kerajaan dulu, khususnya Kerajaan Kalingga yang berdiri antara abad ke-6 dan ke-7 Masehi.

Kala itu Prabu Kartikeyasingha suami dari Ratu Shima menyusun sebuah kitab pidana yang memiliki banyak pasal. Selain Prabu Kartikeyasingha pernah bersabda bahwa “Barang siapa kepala negara yang tidak suci benar masuk wilayah Kota Kediri maka dia akan jatuh.”

Ada juga kisah versi lain yang berupaya untuk menjelaskan asal-usul kutukan ini, dalam sebuah tafsiran dari “Babad Kediri” menjelaskan “Apabila presiden pergi ke Kediri, maka posisinya menjadi mudah diserang oleh musuh dan lawan politiknya.

Halaman:

Editor: Lucky Edwar

Sumber: Beberapa Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

6 Mitos di Tanah Sunda yang Memiliki Sebab Akibat

Senin, 15 Agustus 2022 | 13:02 WIB

3 Makna Mitos Kupu-kupu Masuk Rumah

Kamis, 11 Agustus 2022 | 15:18 WIB

Misteri Gunung Jaya wijaya Papua Yang Mencekam

Rabu, 13 April 2022 | 15:14 WIB

4 Penguasa Lautan Selain Nyi Roro Kidul

Selasa, 22 Februari 2022 | 19:11 WIB

Identik dengan Hal Mistis, Apa Itu Ritual Klenik?

Senin, 14 Februari 2022 | 15:42 WIB
X