• Rabu, 10 Agustus 2022

Rangkul Komunitas 'Netas', Menparekraf Ajak Komunitas Musik di Danau Toba Ikuti Lomba 'Kamu Aku'

- Senin, 28 Maret 2022 | 12:34 WIB
Rangkul Komunitas 'Netas', Menparekraf Ajak Komunitas Musik di Danau Toba Ikuti Lomba 'Kamu Aku' (Dok.Kemenparekraf)
Rangkul Komunitas 'Netas', Menparekraf Ajak Komunitas Musik di Danau Toba Ikuti Lomba 'Kamu Aku' (Dok.Kemenparekraf)


KETIKNEWS.ID,-- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, menghadiri acara Netas (Nemuin Komunitas) di sela-sela kunjungan kerjanya ke Danau Toba.

Nemuin Komunitas (Netas) adalah sebuah program kegiatan interaksi langsung antara Menparekraf dengan perwakilan masyarakat yaitu komunitas guna membangun relasi atau hubungan dengan komunitas dan melahirkan solusi dari masalah yang terjadi di lapangan sehingga program Menparekraf yaitu inovasi, adaptasi, dan kolaborasi bisa terlaksana dengan lebih maksimal.

Baca Juga: Meriahkan Hari Musik Nasional, Kemenparekraf Gelar Lomba Karya Musik untuk Anak Komunitas

Dalam kesempatan itu, Sandiaga berdiskusi dengan komunitas di atas kapal wisata. Ia juga mengajak komunitas di Danau Toba agar menunjukkan potensi, bakat, dan kemampuan dalam berkarya di ajang Kamu Aku 2022.

"Tahun ini adalah tahun kedua diselenggarakannya lomba ‘Kamu Aku’ yang pada tahun ini mengangkat tema ‘Musik untuk Kebangkitan Indonesia Baru’. Lomba ‘Kamu Aku’ ini berhadiah total Rp250 juta. Oleh karena itu, saya mengajak teman-teman komunitas yang hadir di Netas untuk ikut lomba Kamu Aku 2022,” katanya.

Rangkul Komunitas 'Netas', Menparekraf Ajak Komunitas Musik di Danau Toba Ikuti Lomba 'Kamu Aku' (Dok.Kemenparekraf)

Sandiaga berharap lomba Kamu Aku ini mampu membangkitkan semangat pelaku subsektor musik, sekaligus melahirkan musisi-musisi daerah yang bertalenta.

"Harapan saya komunitas musik dapat ikut mengirimkan karya terbaiknya dalam ajang ini. Lomba ini mampu membangkitkan semangat pelaku ekonomi kreatif subsektor musik tanah air, sekaligus melahirkan musisi-musisi daerah yang bertalenta,” kata Sandiaga.

Baca Juga: Wall of Fades 2022, Pemerintah Ajak Komunitas Denim Perkuat Kebanggaan Terhadap Brand Lokal

Lebih lanjut, Sandiaga juga menyampaikan bahwa perkembangan teknologi digital membawa pergeseran pola di tengah masyarakat dalam berkarya maupun menikmati karya kreatif, termasuk di bidang musik yang saat ini semakin banyak dipergunakan untuk konten. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya pelaku kreatif untuk memahami Hak Kekayaan Intelektual (HKI) sebagai upaya perlindungan dan komersialisasi terhadap karya musik.

Halaman:

Editor: Lucky Edwar

Sumber: Kemenparekraf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

5 Fakta Sains Tentang Dark Jokes

Kamis, 13 Januari 2022 | 13:48 WIB
X