• Minggu, 3 Juli 2022

Sejarah dan Fakta Unik Candi Borobudur, Tempat Ibadah Umat Hindu Budha Terbesar di Dunia

- Rabu, 30 Maret 2022 | 13:48 WIB
Sejarah dan Fakta Unik Candi Borobudur (Dok.Candi Borobudur)
Sejarah dan Fakta Unik Candi Borobudur (Dok.Candi Borobudur)

KETIKNEWS.ID,-- Candi bernama Borobudur memang dikenal sebagai salah satu bukti sejarah panjang perkembangan agama Hindhu di Indonesia. Candi ini bahkan begitu terkenal hingga mancanegara sebagai monumen Budha terbesar di dunia yang dikemukakan oleh Kementerian Pariwisata.

Hal itu ditandai dengan dilakukannya penandatanganan Nota Kesepakatan (MoU) Kementerian Agama, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Kementerian BUMN, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta Pemprov Daerah Istimewa Yogyakarta dan Pemprov Jateng, secara daring dan luring di Gedhong Pracimasana, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta 2021.

Baca Juga: Jalur Kereta Api Cibatu-Garut Kembali Beroperasi, Dirut KAI: Hari Ini Kita Menjadi Bagian dari Sejarah

Candi yang terletak di wilayah Magelang, Jawa Tengah ini juga sempat mengalami pemugaran yang mana telah memakan waktu cukup lama. Borobudur juga termasuk salah satu harta karun termahal dan paling berharga yang dimiliki oleh Indonesia dan dunia.

Baca Juga: Sejarah Pawang Hujan di Indonesia, Digunakan Sebagai Strategi Penyerangan

Untuk lebih mengenal jauh tentang sejarah dan fakta-fakta unik yang dimiliki oleh Candi Borobudur ini. Sejarah bermula ketika awal pembangunan candi dimulai sekitar abad ke-8 dan abad ke-9 pada 800 Masehi silam. Waktu itu, pembangunan awal ini dilakukan ketika masa pemerintahan dari Dinasti Syailendra.

Candi Borobudur (Dok.Candi Borobudur)

Pembangunan Borobudur sendiri diprediksi membutuhkan waktu yang cukup lama, yakni hingga beberapa ratus tahun sampai benar-benar selesai. Hal ini dilakukan pada sekitar tahun 825, yakni pada masa pemerintahan Raja Samaratungga.

Namun sayangnya, tidak ada bukti catatan sejarah yang bisa menjelaskan secara detail siapa yang membangun Candi Borobudur ini. Hal ini dikarenakan pada saat itu agama Hindhu dan Budha berkembang secara bersamaan di Pulau Jawa. Pada akhirnya, candi ini pun ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia pada tahun 1991 oleh UNESCO.

Halaman:

Editor: Lucky Edwar

Sumber: Beberapa Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sejarah Singkat Kerajaan Islam Samudera Pasai

Jumat, 1 Juli 2022 | 13:31 WIB

Jejak Sejarah Gedung Lawang Sewu Semarang

Kamis, 31 Maret 2022 | 15:05 WIB

Sejarah Ritual Ngalak Air Dalam Pemindahan IKN

Senin, 14 Maret 2022 | 11:08 WIB
X