• Minggu, 3 Juli 2022

Sejarah R.A. Kartini Dalam Memerdekaan kaum Perempuan Indonesia

- Kamis, 21 April 2022 | 11:47 WIB
R.A. Kartini Dalam Memerdekaan kaum Perempuan Indonesia (Dok.lampaubercerita)
R.A. Kartini Dalam Memerdekaan kaum Perempuan Indonesia (Dok.lampaubercerita)

KETIKNEWS.ID,-- Perjuangan Kartini melawan diskriminasi mendorong perempuan modern saat ini untuk berani terus melawan stereotip perempuan ujungnya jadi ibu rumah tangga saja. Semua perempuan tidak perlu ragu, karena sejatinya memiliki hak dan kesempatan yang sama dalam mengejar mimpi dan cita-citanya mengenyam pendidikan tinggi.

Di era digital saat ini, perempuan bisa bekerja dengan berbagai bentuk dan cara yang beragam. Perempuan terdorong melawan stereotip melalui prestasi perempuan dalam ranah profesional kerja, mengembangkan potensi dalam diri, berkarir bukan sekadar mencari uang dan perekonomian, namun jadi teladan dan menjalankan hak asasi setiap orang.

Baca Juga: Indonesia Bangga Lahirkan Kartini-Kartini Tangguh

Perempuan modern ialah perempuan yang memiliki semangat juang tinggi, kepercayaan diri, yakin terhadap kemampuan yang dimiliknya, perempuan yang memiliki keinginan untuk memerdekakan dirinya, dan memiliki prinsip hidup yang kuat.


Kisah R.A. Kartini

perempuan Indonesia (Dok.muaraenim)

R.A. Kartini lahir di Mayong pada hari Senin Pahing, tanggal 21 April 1879 sebagai anak ke-4 dari 8 bersaudara. Ayahnya merupakan Wedono Mayong bernama R.M.A.A. Sosroningrat dan Ibunya bernama M.A. Ngasirah ( Garwo Ampil ). Nama R.A. Kartini baru diberikan bertepatan dengan Upacara Pupak Pusar ( Saat Tali Pusar Putus ).

Baca Juga: Film Perjuangan Perempuan untuk Rayakan Hari Kartini

Awal Tahun 1881, R.M.A.A. Sosroningrat diangkat menjadi Bupati Jepara, saat R.A. Kartini berumur 2 tahun, kemudian pindah dari Mayong ke Rumah Dinas Bupati Jepara.

Halaman:

Editor: Lucky Edwar

Sumber: Beberapa Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sejarah Singkat Kerajaan Islam Samudera Pasai

Jumat, 1 Juli 2022 | 13:31 WIB

Jejak Sejarah Gedung Lawang Sewu Semarang

Kamis, 31 Maret 2022 | 15:05 WIB

Sejarah Ritual Ngalak Air Dalam Pemindahan IKN

Senin, 14 Maret 2022 | 11:08 WIB
X