• Jumat, 12 Agustus 2022

Tradisi Tujuh Likur dan Pintu Gerbang Lingga

- Rabu, 27 April 2022 | 13:35 WIB
Tradisi Tujuh Likur dan Pintu Gerbang Lingga (Dok.diskominfo)
Tradisi Tujuh Likur dan Pintu Gerbang Lingga (Dok.diskominfo)

Baca Juga: Tradisi - Tradisi di Hari Raya Idul Fitri yang di Rindukan

Sementara kaum perempuan membawa juadah dari rumah untuk dimakan bersama-sama setelah pelaksanaan zikir dan beratib atau puji-pujian dan rasa syukur kepada Allah SWT.

2. Di rumah

ribuan lampu-lampu pelita bakal menghiasi bahu jalan (Dok.hasrinaldi)

Dirumah setelah selesai magrib sudah menjadi kebiasaan masyarakat untuk tidak menutup pintu rumah dan jendela rumah, semua dibuka lebar-lebar seraya menghidupkan lampu seterang-terangnya. Pada masa dahulu setiap rumah menghidupkan colok di beberapa sudut rumah sebagai penerang. 

Baca Juga: Asal-usul dan Sejarah Mudik, Tradisi Rutinan Masyarakat Indonesia Saat Lebaran Idul Fitri

Disetiap perkarangan rumah Dimulai pada malam ke 21 masyarakat di daik menandai dengan satu buah lampu pelita. Warga menyebutnya malam selikur atau satu likur. Hal ini terus berlanjut hingga malam penghujung bulan Ramadhan. Menambah lampu pelita sesuai bilangannya hingga menjadi 7 lampu pelita yang disusun sedemikian rupa.

Tradisi Tujuh Likur adalah tradisi memasang lampu pelita (lampu dengan bahan bakar minyak) di perkarangan rumah dan menghias jalan-jalan. Ada juga masyarakat yang menggunakan lampu listrik sebagai pengganti pelita.

Baca Juga: Mengenal Tradisi Dugderan Jelang Ramadhan di Semarang

Yang paling istimewa ketika masuk malam ke 27, Malam ganjil.satu dari malam-malam ganjil yang paling istimewa di bulan suci Ramadhan. Tidak hanya dipekarangan rumah, ribuan lampu-lampu pelita bakal menghiasi bahu jalan. Ditambah karya-karya pintu gerbang dengan motif dan corak islami seperti bentuk kubah masjid, bulan-bintang, gunung-gunung yang dihiasi dengan berbagai kaligrafi.

Halaman:

Editor: Lucky Edwar

Sumber: kemendikbud

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tradisi Tujuh Likur dan Pintu Gerbang Lingga

Rabu, 27 April 2022 | 13:35 WIB

Pekan Seni dan Budaya Korea Bersama LRT Jakarta

Rabu, 27 April 2022 | 10:09 WIB

‘NyakSeni Santri’, Program Lesbumi Jabar

Senin, 18 April 2022 | 16:01 WIB

Dana Indonesiana Untuk Berkarya dan Berbudaya `

Jumat, 8 April 2022 | 11:46 WIB
X