• Jumat, 19 Agustus 2022

Sejarah Panjang Kebun Binatang Bandung, Sempat Mau Dipindahkan ke Jatinangor

- Jumat, 5 Agustus 2022 | 10:27 WIB
Sejarah Panjang Kebun Binatang Bandung, Sempat Mau Dipindahkan ke Jatinangor. (Ayobandung.com/Gelar Aldi S.)
Sejarah Panjang Kebun Binatang Bandung, Sempat Mau Dipindahkan ke Jatinangor. (Ayobandung.com/Gelar Aldi S.)

Baca Juga: Latihan Militer China di Taiwan Ancam Rute Penerbangan Mancanegara

Kota Bandung sebagai kota mungil yang awalnya hanya desa kecil didirikan untuk kepentingan penduduk Eropa, dengan mengadopsi infrastruktur kota di Eropa.

Karena itu, Pemerintah Kotapraja Bandung (gemeente) mendirikan perumahan dalam skala real estate, gedung pemerintahan, motel/hotel, instansi pendidikan, tempat hiburan, serta taman-taman kota.

Satu di antara taman yang didirikan gemeente tersebut adalah Jubileum Park, yang membentang dari ujung paling utara daerah Lebak Gede Barat sampai dengan Cikapundung Timur.

Jubileum Park, atau taman ulang tahun adalah taman botanik yang berupa tanaman keras dan tanaman hias, didirikan pada tahun 1923 dalam rangka memperingati 50 tahun Ratu Wilhelmina memerintah.

Baca Juga: Makna Balap Karung dan Panjat Pinang dalam Lomba 17 Agustus 1945

Selanjutnya pada tahun 1933, atas prakarsa Bandoeng Vooruit, kedua kebun binatang yang didirikan di Cimindi dan Bukit Dago tersebut disatukan dengan pindah ke wilayah bagian selatan Taman Botanik (Jubileumpark).

"Artinya Kebun binatang tersebut berdiri pada sebagian tanah gemeente (Pemerintah Kota Bandung), yang terletak di Huygensweg (Sekarang Jl. Tamansari)," ujar Leli, Kamis 4 Agustus 2022.

Pendirian ini disahkan Gubernur Jendral Hindia Belanda pada 12 april 1933 dengan nama Bandoengsche Zoologisch Park pimpinan Hogland, Kepala bank Bank DENNIS (sekarang BJB), yang secara ekonomi sangat kuat untuk menjadi pen-support dana dalam mengelola taman hewan tersebut.

Pendirian Bandoengsche Zoologisch Park, tertulis pada Kandang Gajah yang dibangun pada tahun yang sama oleh kontraktor Thio Tjoan Tek yang berkantor di Ost Eindeweg (Jl. Sunda).

Halaman:

Editor: Riedha Adriyana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sejarah Singkat Kerajaan Islam Samudera Pasai

Jumat, 1 Juli 2022 | 13:31 WIB
X