• Minggu, 14 Agustus 2022

Sejarah Indonesia Merebutkan Irian Barat dari Belanda Usai Kemerdekaan 17 Agustus 1945

- Jumat, 5 Agustus 2022 | 12:02 WIB
Demonstrasi menentang kekuasaan Belanda di Irian Barat (Foto: Arsip Nasional)
Demonstrasi menentang kekuasaan Belanda di Irian Barat (Foto: Arsip Nasional)

KETIKNEWS.ID,-- Tepat 17 Agustus 1945, Presiden Ir. Soekarno didampingi Drs. Mohammad Hatta memproklamasikan kemerdekaan Indonesia ke seluruh dunia.

Namun, ketika Perang Dunia Kedua mendekati akhirnya, Amerika Serikat bermaksud mengembalikan wilayah bekas jajahan Belanda dan Jepang ini ke pemerintah Belanda.

Hal ini yang membuat kekedukan Belanda di Indonesia belum sepenuhnya sirna.

Dalam Konferensi Meja Bundar 23 Agustus 1949, Amerika Serikat sangat berharap bahwa Konferensi Meja Bundar (KMB) Den Haag akan menghasilkan penyelesaian yang tuntas atas konflik Indonesia-Belanda.

Salah satu masalah yang krusial adalah masalah status dan masa depan Irian Barat.

Baca Juga: China Lakukan Latihan Militer untuk Cegah AS Ikut Campur Soal Taiwan

Belanda bersikeras supaya wilayah ini tidak diikutsertakan di dalam proses peralihan kekuasaan.

Alasannya, karena secara etnis, kultural, maupun religius Irian Barat sama sekali berbeda dari wilayah-wilayah lain di kepulauan Indonesia.

Tatkala kedua pihak yang bersengketa hampir mencapai jalan buntu terkait masalah ini, perwakilan dari AS, Merle Cochran mengajukan sebuah rumusan di mana Irian Barat akan tetap berada di bawah wewenang Belanda, tetapi dalam kurun waktu satu tahun setelah peralihan kekuasaan.

Halaman:

Editor: Riedha Adriyana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sejarah Singkat Kerajaan Islam Samudera Pasai

Jumat, 1 Juli 2022 | 13:31 WIB
X