• Kamis, 1 Desember 2022

Makna di Balik 'Ucing-ucingan' dalam Permainan Tradisional Sunda

- Jumat, 19 Agustus 2022 | 14:41 WIB
Ilustrasi permainan petak umpet atau ucim sumput dalam bahasa Sunda. (Foto: Tangkap Layar YouTube Inspect History)
Ilustrasi permainan petak umpet atau ucim sumput dalam bahasa Sunda. (Foto: Tangkap Layar YouTube Inspect History)

KETIKNEWS.ID,-- Tidak dipungkiri, permainan tradisional dari tanah Sunda memang sangat beragam.

Salah satunya adalah permainan dengan menggunakan kata ucing sebagai nama permainannya.

Ucing merupakan kata dalam bahasa Sunda untuk menyebut hewan kucing.

Banyak jenis permainan yang menggunakan kata ucing seperti ucing batu, ucing beling, ucing jidar, ucing sumput, ucing dongko, ucing guliweng, ucing hui, ucing kuriling, dan ucing-ucingan.

Baca Juga: Inilah Alasan Kenapa Kucing Dipuja Oleh Bangsa Mesir Kuno

Meski belum ditemukan literatur sejarah mengenai permainan tradisional tersebut, tetapi sudah dipastikan kegiatan ucing-ucingan sudah dimulai pada zaman dulu.

Permainan ucing-ucingan ini, biasanya dimulai dengan menentukan siapa yang menjadi ucing.

Penentuan siapa yang berperan sebagai ucing ini biasanya ditentukan berdasarkan lagu ataupun undian (misalnya hompimpah alaihum gambreng). Anak yang kalah kemudian harus menjadi ucing.

Permainan ini ucing harus memiliki kemampuan berlari dengan kencang agar mampu mengenai atau menangkap teman-temannya yang berlarian.

Halaman:

Editor: Riedha Adriyana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rebo Wekasan: Sejarah, Tujuan, Tradisi, hingga Mitos

Kamis, 15 September 2022 | 11:11 WIB
X