• Kamis, 1 Desember 2022

Reuneuh Mundingeun, Tradisi Sunda yang Mengandung Makna dan Filosofi

- Jumat, 26 Agustus 2022 | 10:43 WIB
Ilustrasi hamil (Pixabay)
Ilustrasi hamil (Pixabay)

KETIKNEWS.ID,-- Reuneuh Mundingeun atau dalam bahasa Indonesia Bunting Kerbau, merupakan salah satu tradisi unik dari tanah Sunda.

Reuneuh mundingeun adalah upacara adat sunda yang dilakukan apabila terdapat perempuan yang mengandung lebih dari 9 bulan, bahkan sampai 12 bulan dan belum melahirkan.

Bagi perempuan pada umumnya, usia kandungan itu rata-rata 9 bulan 10 hari sangat jarang sekali yang hamil sampai mencapai 1 tahun.

Upacara ini dilakukan agar perempuan yang hamil tua itu segera melahirkan dan jangan seperti kerbau dan harapannya agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan pada si calon bayi.

Baca Juga: Ngaruwat Bumi, Tradisi Sakral Dari Subang yang Sudah Berumur Ratusan Tahun

Pada pelaksanaannya, si perempuan hamil tua dibawa bersama keluarga seraya berdoa untuk menuju ke kandang kerbau sambil lehernya dikalungi kelotok (pengikat) leher kerbau kemudian si perempuan tersebut menirukan bunyi suara kerbau sambil dituntun dan diiringkan oleh anak-anak yang memegang cambuk.

Kalau tidak ada kandang kerbau di sekitar rumah, maka bisa digantikan dengan mengelilingi rumah sebanyak 7 kali.

Setelah mengelilingi kandang kerbau atau rumah maka si perempuan hamil tua tadi dimandikan dengan bunga kembang dan disuruh masuk ke dalam rumah.

Ritual pun selesai, dengan harapan agar si perempuan hamil tua tersebut segera melahirkan dengan selamat.

Halaman:

Editor: Riedha Adriyana

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rebo Wekasan: Sejarah, Tujuan, Tradisi, hingga Mitos

Kamis, 15 September 2022 | 11:11 WIB
X