Kisah Kusno, Perobek Bendera Belanda di Menara Hotel Yamato Surabaya

- Kamis, 10 November 2022 | 14:30 WIB
Kusno Wibowo adalah sosok pemuda yang merobek bagian warna biru bendera Belanda di puncak menara Hotel Yamato Surabaya.
Kusno Wibowo adalah sosok pemuda yang merobek bagian warna biru bendera Belanda di puncak menara Hotel Yamato Surabaya.

KETIKNEWS.ID,-- Hari Pahlawan yang diperingati setiap tanggal 10 November tidak akan pernah lepas dari insiden perobekan bendera Belanda di Hotel Yamato, Surabaya.

Peristiwa perobekan bendera Belanda di Hotel Yamato menjadi titik awal dari pertempuran besar 10 November 1945 di Surabaya, yang kini diperingati sebagai Hari Pahlawan.

Saat ini, hotel bergaya kolonial tersebut telah berganti nama menjadi Hotel Majapahit yang masih berdiri kokoh di Jalan Tunjungan 65, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya.

Baca Juga: Pemicu Sejarah Hari Pahlawan 10 November, Kematian Jenderal Mallaby dan Pertempuran Surabaya

Perobekan Bendera Belanda

Peristiwa perobekan bendera Belanda di Hotel Yamato bermula saat hotel tersebut menjadi markas Belanda dan sekutunya, atau Allief Forces Netherlands East Indies (AFNEI).

Sekelompok pasukan Belanda di bawah pimpinan WVCh Ploegman mengibarkan bendera Belanda di atas Hotel Yamato pada 19 September 1945.

Padahal, bendera merah putih telah ditetapkan sebagai bendera nasional usai proklamasi kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945.

Tindakan itu menyulut amarah arek-arek Suroboyo. Para pemuda Surabaya menilai pengibaran bendera Belanda di Hotel Yamato itu tidak menghargai proklamasi kemerdekaan Indonesia.

Halaman:

Editor: Ridwan Alawi

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X