• Senin, 5 Desember 2022

Biaya dan Tarif 'Nanggap' Wayang Golek, Seni Hiburan yang tak Lekang oleh Waktu

- Rabu, 23 November 2022 | 14:06 WIB
Ilustrasi - pagelaran wayang golek oleh Padepokan  Wayang Golek Giri harja. (Tangkapan layar Instagram @giriharja3putra)
Ilustrasi - pagelaran wayang golek oleh Padepokan Wayang Golek Giri harja. (Tangkapan layar Instagram @giriharja3putra)

KETIKNEWS.ID,-- Pertunjukan wayang golek menjadi seni hiburan yang tak lekang oleh waktu.

Salah satu padepokan wayang golek yang masih eksis di Tanah Pasundan saat ini adalah Giri Harja yang dirintis mendiang Abah Sunarya pada 1950-an.

Setelah dalang Abah Sunarya wafat, padepokan Giri Harja diberikan kepada anak-anaknya.

Setidaknya ada 5 anaknya yang berhasil menjadi dalang terkenal dan mendirikan 5 padepokan Giri Harja.

Baca Juga: Abah Sunarya, Dalang Wayang Golek Giriharja yang Menjadi Pelopor Pewayangan

Kelimanya adalah dalang Ade Kosasih Sunarya (Giriharja 2), dalang Asep Sunandar Sunarya (Giriharja 3), dalang Ugan Sunagar Sunarya (Giriharja 4), dalang Iden Subasrana Sunarya (Giriharja 5) dan dalang Agus Supangkat Sunarya (Giriharja 6).

Di luar kelima putranya itu, salah satu adiknya yaitu Lili Adi Sunarya memegang Giriharja 1. Dalam perkembangannya Lili (Giriharja 1) lebih fokus menjadi "dalang ruwatan" dan pengembangan kerajinan wayang golek.

Pamor wayang golek meningkat setelah dalang Asep Sunandar Sunarya (Giriharja 3) membawakan program di salah satu televisi swasta di indonesia bertajuk Asep Show dengan membawakan tokoh wayang Si Cepot.

Baca Juga: Profesi Dalang Honornya Menggiurkan, Asep Sunandar Sunarya sekali pentas 100 Juta

Halaman:

Editor: Riedha Adriyana

Sumber: Berbagai sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rebo Wekasan: Sejarah, Tujuan, Tradisi, hingga Mitos

Kamis, 15 September 2022 | 11:11 WIB
X