4 Tokoh dan Karakter Wayang Golek Punakawan versi Sunda dalam Kisah Pewayangan

- Rabu, 23 November 2022 | 14:55 WIB
Ilustrasi wayang golek si Cepot. (Pixabay.com/ Vlad Vasnetsov)
Ilustrasi wayang golek si Cepot. (Pixabay.com/ Vlad Vasnetsov)

KETIKNEWS.ID,-- Kesenian wayang Golek merupakan kesenian wayang yang dibuat dari bahan kayu dan dibentuk sesuai dengan karakter-karakter dalam cerita wayang.

Sebagaimana alur cerita pewayangan umumnya, dalam pertunjukan wayang golek juga biasanya memiliki lakon-lakon baik galur maupun carangan.

Cerita yang sering dipertunjukkan dalam kesenian wayang golek adalah Ramayana, Mahabarata dan cerita rakyat dari sunda yang menggunakan bahasa Sunda dengan iringan gamelan Sunda.

Setiap tokoh cerita wayang golek selalu memiliki ciri khas dan sifat tertentu yang saling mendukung untuk keberlangsungan cerita.

Tokoh wayang golek kira-kira memiliki 120 tokoh. Tokoh para aktor utama dalam seni perwayangan khas Sunda ini tentu memiliki bentuk visual dan karakter yang berbeda, seperti halnya 4 tokoh dalam kisah punakawan.

Baca Juga: Biaya dan Tarif 'Nanggap' Wayang Golek, Seni Hiburan yang tak Lekang oleh Waktu

Dalang Wayang Golek Dadan Sunandar Sunarya menyebutkan bahwa dalam wayang muncul istilah punakawan yang tidak ada dalam kitab Mahabharata dan Ramayana.

Pasalnya, pada dua kitab itu bercerita tentang tokoh-tokoh berkasta tinggi. Punakawan pada wayang, adalah perwakilan dari masyarakat kecil. Mereka adalah Semar dan anak-anaknya: Cepot, Dawala, dan Gareng.

Istilah Punakawan berasal dari kata Pana dan Kawan. Pana berarti paham dan Kawan berarti teman.

Halaman:

Editor: Riedha Adriyana

Sumber: Berbagai sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rebo Wekasan: Sejarah, Tujuan, Tradisi, hingga Mitos

Kamis, 15 September 2022 | 11:11 WIB

Terpopuler

X