• Rabu, 5 Oktober 2022

Masjid Agung Bandung, Histori Bangunan Arsitektural Masjid Tertua di Bandung

- Rabu, 14 April 2021 | 13:43 WIB
Lanskap Masjid Agung Raya Bandung.* (Source: Dok. Ig@letsgobandung)
Lanskap Masjid Agung Raya Bandung.* (Source: Dok. Ig@letsgobandung)

18NEWS.ID – Masjid Agung Bandung merupakan salah satu masjid tertua di Kota Bandung. Masjid ini dibangun pada awal abad ke-19, yaitu pada tahun 1811-1812. Semenjak berdiri pada tahun 1812 hingga saat ini, Majid Agung Bandung telah banyak memegang peranan penting, seperti sebagai pusat penyiaran, simbol keagamaan, dan sebagai tempat beribadah dan berinteraksi bagi masyarakat yang menganut Agama Islam.

Lokasinya strategis yaitu berada di pusat Kota Bandung, yang juga berdekatan dengan alun-alun serta kantor Walikota Bandung juga menjadikan bangunan ini penting, dan digunakan sebagai salah satu pusat kota Bandung saat ini.

-

Lanskap menara Masjid Agung Raya Bandung. Source: Dok. Ig@en.noor.noor

Bentuk bangunan Masjid Agung Bandung ini juga telah mengalami beberapa kali perubahan dan renovasi, dimulai dari ketika bentuknya yang masih sederhana hingga menjadi bentuk yang megah seperti saat ini.

Pada artikel ini akan dibahas mengenai sejarah pembangunan, serta renovasi yang dilakukan terhadap Masjid Agung Bandung, sebagai salah satu bangunan arsitektural masjid tertua di Kota Bandung.

Sejarah Masjid Agung

Masjid Agung Bandung merupakan masjid yang berlokasi dekat dengan alun-alun Kota Bandung dan dengan ruas Jalan Asia-Afrika, yang merupakan pusat Kota Bandung. Lokasinya yang berada pada pusat kota membuatnya menjadi tempat yang strategis karena kemudahan dalam mengaksesnya. masjid yang didirikan pada tahun 1812. Masjid ini didirikan bersamaan dengan dipindahkannya pusat Kota Bandung dari Krapyak menuju ke lokasi yang sampai saat ini masih dijadikan pusat Kota Bandung.

Pada awalnya, Masjid Agung Bandung dibangun dengan bentuk sederhana, yaitu dengan bentuk panggung tradisional dengan tiang kayu, dan sebuah kolam besar sebagai tempat berwudhu. Seiring dengan perkembangan dan kemajuan zaman, Masjid Agung Bandung mulai dijadikan sebagai pusat kegiatan keagamaan, seperti pengajian, perayaan Muludan, Rajaban, bahkan tempat dilangsungkannya akad nikah.

-

Halaman:

Editor: Riedha Aghniya Adriyana

Terkini

X