• Kamis, 1 Desember 2022

Jejak Raja Sulaeman, Penguasa Minangkabau Yang Mendirikan Filipina

- Kamis, 12 Agustus 2021 | 16:24 WIB
Jejak peninggalan di Manila, Filipina (Doc.Ig@saribundo_rm)
Jejak peninggalan di Manila, Filipina (Doc.Ig@saribundo_rm)

KETIKNEWS.ID,-- Sahabat Ketiker, kalian pasti tahu bahwa Islam pernah berjaya di Filipina selama beberapa dekade, bahkan sempat menjadi agama mayoritas di negara bekas koloni bangsa Spanyol itu. hingga akhirnya kini hanya tersisa sekitar 5,1 juta Muslim berdasarkan sensus 2010, atau 11 persen dari total keseluruhan populasi negara tersebut. 

Pasti sahabat ketiker tidak tahu, tersebarnya agama Islam di Filipina dibawa oleh ulama Minangkabau yaitu Raja Sulaeman.? Menurut catatan sejarah menyebut, sebelum kedatangan bangsa Spanyol, Filipina berada di bawah kekuasaan Raja Sulaeman dari Minangkabau yang merupakan pendiri Filipina.

-

Sejarah juga mencatat pada pertengahan abad ke-16, wilayah Manila diperintah oleh tiga pemimpin besar yakni Raja Sulaeman, Raja Matanda dan Raja Lakandula. Instagram@sariibundo_rm

Di sana, ia telah menyebarkan agama Islam hingga ke pelosok negeri. Seperti dilansir dari situs indonesia.go.id, pendiri Kota Manila adalah Raja Sulaeman dari Minangkabau. Sedangkan kerajaan Sulu di Selatan Filipina didirikan Raja Baginda yang juga dari Minangkabau. Pada dasaranya, orang Minangkabau memang terkenal suka merantau. Jejak Minangkabau bisa ditemukan di Sabah, Serawak, Sulu di Filipina Selatan, dan Brunei.

Sejarah juga mencatat pada pertengahan abad ke-16, wilayah Manila diperintah oleh tiga pemimpin besar yakni Raja Sulaeman, Raja Matanda dan Raja Lakandula. Ketiganya memimpin sebuah wilayah yang berbeda-beda, namun masih berada di dalam satu kawasan.

-

Raja Sulaeman merupakan tokoh ulama dari Minangkabau yang turut menyebarkan agama Islam di Manila. Instagram@sribundo_rm

sejarawan Universitas Andalas (UNAND) Padang, Profesor Gusti Asnan menyebutkan, Raja Sulaeman dan Raja Matanda menguasai area selatan Sungai Pasig yang saat ini bernama Manila. Sedangkan Raja Lakandula menguasai di bagian utara. Konon, penamaan Kota Manila juga berasal dari kata fi’amanillah, yang berarti di bawah lindungan Allah SWT.

Halaman:

Editor: Zafar Sidik

Tags

Terkini

X