Sel. Agu 18th, 2026

Qualcomm Luncurkan Snapdragon C, Alternatif Laptop Murah Pengganti Intel

Qualcomm Luncurkan Snapdragon C, Alternatif Laptop Murah Pengganti Intel
Foto: Dok. Qualcomm

Qualcomm mulai merilis detail spesifikasi prosesor terbarunya, Snapdragon C, yang dirancang khusus untuk laptop segmen terjangkau. Chip berbasis arsitektur Arm ini diposisikan sebagai pesaing utama laptop dengan prosesor Intel entry-level yang saat ini mendominasi pasar dengan harga mulai dari USD 300 atau sekitar Rp 4,7 juta.

Perusahaan semikonduktor ini berharap kombinasi kinerja CPU yang mumpuni, kemampuan grafis terintegrasi, dan efisiensi daya yang tinggi akan menawarkan opsi baru yang menarik bagi para produsen laptop (OEM).

Bocoran Spesifikasi dan Performa

Snapdragon C dilengkapi dengan CPU Qualcomm Kryo yang memiliki konfigurasi 8-core. Prosesor ini mampu mencapai kecepatan clock maksimum 3 GHz untuk performa single-core dan 2 GHz untuk multi-core, dengan total cache sebesar 2 MB. Untuk pemrosesan grafis dan kecerdasan buatan (AI), chip ini dibekali GPU Adreno yang berjalan hingga 900 MHz dan Hexagon NPU.

Dalam pengujian internal yang membandingkan sistem sampel dengan RAM 8 GB menggunakan Snapdragon C melawan laptop bermodalkan Intel N250, Qualcomm melaporkan keunggulan signifikan saat beroperasi menggunakan daya baterai. Pada benchmark Geekbench, Snapdragon C diklaim 44% lebih cepat dalam performa single-core dan 24% lebih tinggi pada multi-core.

Hasil pengujian Cinebench menunjukkan peningkatan yang lebih drastis, dengan chip ini dilaporkan 50% lebih cepat pada pengujian single-thread dan 67% lebih unggul pada multi-thread. Untuk aktivitas penjelajahan web harian, pengujian menggunakan Speedometer 3.1 mencatat keunggulan hingga 39%.

Efisiensi Daya sebagai Keunggulan Utama

Selain performa, daya tahan baterai menjadi salah satu nilai jual utama Qualcomm untuk Snapdragon C. Perusahaan mengklaim bahwa prosesor ini 106% lebih hemat daya dibandingkan Intel N250 saat melakukan streaming konten Netflix di browser Microsoft Edge.

Lebih lanjut, prosesor ini tercatat 68% lebih efisien saat digunakan untuk menjelajahi web dan 74% lebih irit daya ketika melakukan panggilan video melalui aplikasi Teams. Efisiensi ini diklaim mampu memberikan daya tahan baterai sepanjang hari penuh bagi pengguna.

Dukungan dari Produsen Laptop Global

Beberapa produsen komputer terkemuka, termasuk Acer, HP, Asus, dan Lenovo, dilaporkan tengah bersiap untuk meluncurkan jajaran laptop yang akan ditenagai oleh chip baru ini. Acer sendiri telah memamerkan Aspire Go 15 sebagai salah satu laptop pertama yang menggunakan Snapdragon C, dilengkapi dengan RAM 8 GB dan SSD 512 GB.

Meskipun demikian, tanggal perilisan pasti dan harga akhir dari lini laptop ini belum diumumkan secara resmi. Snapdragon C diproyeksikan akan menjadi pesaing kuat bagi ekosistem Intel Wildcat Lake serta lini MacBook Neo dari Apple di segmen entry-level.

By Yudhistira Siahaan

Saya Yudhistira Siahaan. Saya bekerja sebagai jurnalis di Jakarta. Saya suka menulis tentang teknologi dan gaya hidup. Selain itu, saya juga tertarik pada berita sosial yang terjadi di sekitar Jakarta. Saya lulusan Universitas Indonesia tahun 2017 jurusan Ilmu Komunikasi. Sebelum bergabung di Ketik News, saya pernah bekerja di sebuah majalah teknologi di Jakarta mulai tahun 2018 sampai 2021. Di Ketik News, saya fokus menulis artikel mengenai inovasi digital dan kehidupan masyarakat di kota besar. Email: [email protected]

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *