Ponsel terbaru Redmi Note 17 Pro Max, yang dijadwalkan meluncur pada 27 Agustus mendatang, akan dibekali chipset Snapdragon 6 Gen 5. Keputusan ini menandai perubahan signifikan dibandingkan model Redmi Note Pro+ sebelumnya yang selalu menggunakan prosesor seri Snapdragon 7 yang lebih kencang.
Perjalanan chipset pada lini Redmi Note menunjukkan peningkatan kekuatan pemrosesan yang konsisten. Model Redmi Note 1 pertama kali hadir dengan Snapdragon 400, diikuti oleh berbagai chip MediaTek dan Snapdragon pada model-model berikutnya. Terutama, model-model terbaru telah mengadopsi prosesor kelas menengah atas seperti Snapdragon 7+ Gen 2 pada Redmi Note 12 Turbo, Snapdragon 7s Gen 3 pada Redmi Note 14 Pro+, dan Snapdragon 7s Gen 4 pada Redmi Note 15 Pro+.
Sebaliknya, Redmi Note 17 Pro Max akan beralih ke Snapdragon 6 Gen 5. Meskipun ini adalah chipset generasi baru, posisinya berada di bawah dibandingkan prosesor tahun lalu. Hal ini kemungkinan besar merupakan keputusan yang didorong oleh faktor biaya, dan juga bisa jadi akibat tantangan pasokan chip yang berkelanjutan.
Berikut adalah daftar evolusi chipset Redmi Note:
- Redmi Note 1: Snapdragon 400
- Redmi Note 2: MediaTek Helio X10
- Redmi Note 3 Pro: Snapdragon 650
- Redmi Note 4: MediaTek Helio X20
- Redmi Note 5 Pro & 6 Pro: Snapdragon 636
- Redmi Note 7 Pro: Snapdragon 675
- Redmi Note 8 Pro: MediaTek Helio G90T
- Redmi Note 9 Pro 5G: Snapdragon 750G
- Redmi Note 10 Pro (China): MediaTek Dimensity 1100
- Redmi Note 11 Pro+: MediaTek Dimensity 1200
- Redmi Note 12 Turbo: Snapdragon 7+ Gen 2
- Redmi Note 13 Pro+: MediaTek Dimensity 7200-Ultra
- Redmi Note 14 Pro+: Snapdragon 7s Gen 3
- Redmi Note 15 Pro+: Snapdragon 7s Gen 4
- Redmi Note 17 Pro Max: Snapdragon 6 Gen 5
Implikasi Perubahan Chipset
Penurunan spesifikasi ke Snapdragon 6 Gen 5 pada Redmi Note 17 Pro Max cukup mengejutkan, mengingat perangkat generasi sebelumnya telah dibekali CPU yang lebih bertenaga. Pengguna yang mengharapkan peningkatan performa berkelanjutan pada seri Note mungkin akan melihat ini sebagai sebuah kemunduran.
Mengingat posisi Redmi Note 17 Pro Max sebagai model teratas dalam seri ini, pilihan chipset tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai pendekatan Xiaomi dalam menyeimbangkan performa dan biaya di tengah krisis pasar chip global.
Rangkaian chipset ini menunjukkan pola peningkatan yang jelas dari tahun ke tahun, menjadikan peralihan ke Snapdragon 6 Gen 5 untuk Redmi Note 17 Pro Max sebagai perubahan yang cukup mencolok. Pengguna yang tertarik dengan Redmi Note 17 Pro Max terbaru dapat menantikan pengumuman resminya pada 27 Agustus. Dampak perubahan chipset terhadap kinerja dunia nyata dan penetapan harga akan lebih jelas setelah peluncuran.
